Perbedaan Pertumbuhan Kenikir (Cosmos Caudatus l.) Dengan Pemupukan n Pada Berbagai Media Tanam

Rini Sulistiani

Abstract


Kemampuan kenikir untuk mengurangi tekanan oksidatif mungkin disebabkan oleh  kandungan antioksidannya yang tinggi dan mengandung zat kimia yang mengandung minyak atsiri, saponin dan flavonoida polifenol. Penelitian dengan menggunakan rancangan penelitian Split Plot Design dengan Petak Utamanya adalah Media tanam (tanah:pasir:pukan): M1, M2, dan M3. Faktor anak anak petaknya adalah  pupuk N dengan 4 taraf: N0 (0 kg/ha), N1 (25 kg/ha), N2 (50 kg/ha) dan N3 (100 kg/ha). Berdasarkan hasil penelitian dengan Analisis Varian (Anova) dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT), diperoleh tinggi tanaman, diameter batang dan panjang ruas tidak signifikan perbedaannya dengan perlakuan media tanam dan nitrogen maupun interaksinya. Sedangkan jumlah daun berbeda nyata akibat kombinasi perlakuan media tanam dan pupuk nitrogen pada umur 3 dan 4 MST. Pengamatan pada umur 5 MST menunjukkan pemupukan nitrogen menyebabkan jumlah daun berbeda nyata. Pemupukan 50 kg/ha N memberikan jumlah daun terbanyak dibandingkan taraf perlakuan lainnya.

kata kunci: kenikir, metabolit sekunder, media tanam


Full Text:

PDF

References


Andra Farm. (2021). Kenikir + Menyemai Benihnya/Biji |. Andra Farm. http://www.andrafarm.co.id/_andra.php?_i=0-tanaman-rinci&topik=menyemai&tanaman=Kenikir&id=509

Astutiningrum, T. (2016). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus Secara In-Vitro. In Skripsi.

Delyani, R., & Kartika, J. G. (2016). Pengaruh Pupuk Nitrogen dan Pupuk Hayati Cair Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Sayuran Daun Indigenous Tahunan. Buletin Agrohorti, 4(3), 336. https://doi.org/10.29244/AGROB.4.3.336-342

Hariana, A. (2007). Tumbuhan obat dan khasiatnya. In Penebar Swadaya (Issue seri 1).

Indriana, H., A Kinseng, R., & Adriana, G. (2016). DINAMIKA KELEMBAGAAN PERTANIAN ORGANIK MENUJU PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 4(2). https://doi.org/10.22500/sodality.v4i2.13652

Leiwakabessy, F. M., & Sutandi, A. (2004). Pupuk dan pemupukan. Departemen Tanah. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor, 208.

Priati, Y. (2010). Pengenalan dini Obat Alami. Panca Anugrah Sakti. http://psbsekolah.kemdikbud.go.id/kamaya/index.php?p=show_detail&id=34223

Revianto, R., Rahayu, A., & Mulyaningsih, Y. (2018). PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth.) PADA BERBAGAI TINGKAT NAUNGAN. JURNAL AGRONIDA, 3(2). https://doi.org/10.30997/jag.v3i2.1042

Sastrapradja, Setijati; Lubis, Siti Harti Aminah; Djajasukma, Eddy; Soetarno, Hadi; Lubis, Ischak (1981). Proyek Penelitian Potensi Sumber Daya Ekonomi:Sayur-Sayuran. 6. Jakarta: LIPI bekerja sama dengan Balai Pustaka. hlm. 57. OCLC 66307472

Soepardi, G. 1983. Sifat dan Ciri Tanah.Jurusan Ilmu Tanah. Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Bogor. 591 hal.

Tutut, & Indrawati. (2010). Khasiat kenikir. Solopos.Com. https://www.solopos.com/khasiat-kenikir-34593


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.