Faktor Yang Mempengaruhi Kehadiran Pengemis Badut Mampang Di Kota Medan

Ryan Fahrido

Abstract


Fenomena maraknya pengemis badut mampang di Kota Medan merupakan persoalan sosial. Hidup menjadi seorang badut mampang karena kemiskinan, tetapi sebagian besar badut mampang dijadikan mata pencaharian. Sulitnya seseorang mendapatkan pekerjaan membuat semakin mundurnya kualitas sumber daya manusia di Kota Medan. Badut mampang ini tentu sangat erat kaitannya dengan kemiskinan dan ketersediaan lapangan pekerjaan. Semakin hari semakin banyak badut mampang jalanan yang berjejer disetiap lampu merah maupun tempat-tempat keramaian yang ada di Kota Medan. Selain itu mereka juga beroperasi di perempatan jalan, rumah, pasar, pedagang kaki lima dan lain-lain. Badut mampang mulai dari anak-anak sampai orang tua. Keberadaan pengemis badut mampang ini menarik untuk diteliti karena ada indikasi keberadaan pengemis, terutama anak-anak diberbagai perempatan yang dengan sengaja memperjual belikan komoditas rasa iba untuk kepentingan mereka. Kejadian dan fenomena sosial ini sangat unik dan menarik untuk mengkaji lebih menedalam tentang berbagai hal yang berkaitan dengan masalah pengemis badut mampang. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kehadiran pengemis “badut mampang” di kota medan. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kehadiran “badut mampang” di kota medan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di seputaran Jalan Kota Medan. Berdasarkan analisi keseluruhan data penelitian faktor yang mempengaruhi kehadiran pengemis badut mapang di Kota Medan terbagi menjadi 2 (dua) faktor yaitu, faktor ekonomi keluarga dan faktor pengangguran. Faktor ekonomi keluarga terdiri dari putus sekolah dan pendapatan orang tua. Pada faktor ini dapat dilihat dari keadaan sosial ekonomi keluarga, narasumber mengatakan putus sekolah karena keterbatasan biaya sekolah yang tidak tercukupi, akibatnya anak usia dini harus bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup karena pendapatan orang tua yang rendah. Faktor pengangguran terdiri dari tidak adanya keterampilan dan rendahnya pendidikan. Tidak adanya keterampilan mengakibatkan semakin meningkatnya angka pengangguran di Kota Medan, sehingga mereka memutuskan untuk bekerja sebagai badut mampang untuk tetap bisa melangsungkan hidup mereka. Rendahnya pendidikan disebabkan oleh kurangnya kesadaran akan pentingnya pendidikan bagi anak bangsa.


Full Text:

PDF

References


Fadillah, Ade. 2017. Fenomena Pengemis Di Kota Langsa (Kajian Terhadap Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Seseorang Menjadi Pengemis). Vol. 2 No. 2.

Gunawan. 2018. Keberadaan Komunitas Pengemis di Kota Yogyakarta dalam Kajian IPS Mengenai Budaya Kemiskinan Akibat Proses Reproduksi Sosial. Jurnal Sosialita. Vol. 10. No. 1 . Maret.

Moleong. Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung. Remaja Rosdakarya.

Moleong. Lexy J. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung. Remaja Rosdakarya.

Winda. 2017. Tinjauan Sosiologi dan Tinjauan Hukum Terhadap Anak-anak yang Bekerja Sebagai Badut di Kota Rantau Prapat Kabupaten Labuhanbatu. Vol. 2 No. 1 September 2017. Hal : 17-28.

Yusuf. A. Muri. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif & Penelitian Gabungan. Jakarta. Kencana.

Agussani, A. (2020). Integrasi Model Penanganan Trafiking. Kumpulan Penelitian dan Pengabdian Dosen.

Agussani, A. (2020). PENUNTASAN BUTA AKSARA LEWAT MODEL AIDDA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN. Kumpulan Penelitian dan Pengabdian Dosen.

Agussani, A. (2018). A Qualitative Study on the Role of Family and Social Circles among Women Entrepreneurs in Indonesia. Kumpulan Penelitian dan Pengabdian Dosen, 1(1).

Agussani, A. (2020). ARE WOMAN THE DOMINANT ENTREPRENEURS IN INDONESIA?. Kumpulan Makalah, Jurnal Dosen.

Agussani, A. (2020). ARE WOMAN THE DOMINANT ENTREPRENEURS IN INDONESIA?. Kumpulan Makalah, Jurnal Dosen.

Alparisi, S. (2020). Permasalahan Penyandang Disabilitas Di Kabupaten Aceh Singkil Provinsi Aceh (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara).

Astuti, A. (2020). Strategi Komunikasi Pemasaran iNews TV Sumut dalam Meningkatkan Segmentasi Pemirsa (Doctoral dissertation).

Ekasari, Y., & Augus, E. (2020). Peranan Rumah Sakit Jiwa Mahoni Dalam Mengembalikan Keberfungsian Sosial Eks Orang Dengan Gangguan Jiwa. Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP), 1(1), 44-57.

IRSYAD, M. (2020). PERAN UNIT PELAYANAN TEKNIS PELAYANAN SOSIAL TUNA NETRA DAN TUNA DAKSA TEBING TINGGI DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS TUNA NETRA DAN TUNA DAKSA KECAMATAN PADANG HILIR (Doctoral dissertation, UMSU).

Jalil, I. A., & Tanjung, Y. (2020). Peran Ganda Perempuan pada Keluarga Masyarakat Petani di Desa Simpang Duhu Dolok Kabupaten Mandailing Natal. Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP), 1(1), 58-70.

Lubis, H. M., & Saleh, A. (2020). Pekerja Anak Sebagai Buruh Batu Bata di Kelurahan Silandit Kota Padang Sidimpuan. Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP), 1(1), 29-43

Marpaung, P. Y. (2019). Persepsi Masyarakat Terhadap Pelayanan Pasien Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Di Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan (Doctoral dissertation).

MEDAN, B. K., & SUPRATMAN, J. S. EFEKTIVITAS PROGRAM KELUARGA HARAPAN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA DI KELURAHAN BELAWAN II KECAMATAN MEDAN.

Mujahiddin, M., & Harahap, M. S. (2017). Model penggunaan media sosial di kalangan pemuda. Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(2), 142-155.

Rahman, M. P. (2018). Respon Keluarga Terhadap Program Credit Union Pusat Kajian Perlindungan Anak di Desa Klambir V Tanjung Gusta Deli Serdang (Doctoral dissertation).

Rizky, R. (2018). “Analisis Implementasi Program Bantuan Sosial Rehab Rumah Tidak Layak Terhadap Masyarakat Miskin di Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil (Doctoral dissertation).

Rizky, R. (2018). “Analisis Implementasi Program Bantuan Sosial Rehab Rumah Tidak Layak Terhadap Masyarakat Miskin di Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil (Doctoral dissertation).

Sufi, D. K., & Mujahiddin, M. (2020). Peranan Panti Asuhan Putri Aisyiyah Kabupaten Aceh Singkil dalam Meningkatkan Kemandirian Anak. Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP), 1(1), 1-16.

Saleh, A., & Sihite, M. (2020). Strategi Komunikasi untuk Program Corporate Social Responsibility dalam Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1), 98-105.

Saleh, A. (2021). [Prosiding] Seminar Internasional di UPSI Malaysia. KUMPULAN BERKAS KEPANGKATAN DOSEN.

Saleh, A. (2021). [TURNITIN] Development of Banking CSR Model for Community Empowerment Slum Area in Medan City. KUMPULAN BERKAS KEPANGKATAN DOSEN.

Siregar, Y. H. (2018). Kontribusi Petani Perempuan Terhadap Pendapatan Keluarga Di Desa Sariburaja Kecamatan Balige Kabupaten Toba Samosir (Doctoral dissertation).

Yusri, M. (2020). [HAKI] ANALISIS DESKRIPTIF PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL (PEL) DAN KAITANNYA DENGAN PENGEMBANGAN WILAYAH. Kumpulan Penelitian dan Pengabdian Dosen.

Yusri, M. (2020). [HAKI] EUPHEMISME KONSEP ZAKAT DAN PEMBANGUNAN MANUSIA. Kumpulan Penelitian dan Pengabdian Dosen.

Yusri, M. (2020). [HAKI] TRADISI MUDIK DAN IMPLIKASI PENGEMBANGAN DESA DIMASA. Kumpulan Penelitian dan Pengabdian Dosen

Yusri, M. (2020). Analysis Concept And Indicator Proverty in Medan City. Indonesian Journal of Education, Social Sciences and Research (IJESSR), 1(1), 51-58

Yusri, M. (2020). [HAKI] Program Prioritization of Creative Industries Household Based in Realizing Sustainable. Kumpulan Penelitian dan Pengabdian Dosen.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 JIMAWA: Jurnal Ilmiah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


Jurnal Ilmiah [JIMAWA]

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Kampus Utama
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238
E-mail: jimawa@umsu.ac.id

Creative Commons License
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License