Nilai-Nilai Pendidikan Islam Menurut Perspektif Pemikiran Abdullah Nashih Ulwan

Nur Kholijah

Abstract


Nur Kholijah, 1601020021. Nilai- Nilai Pendidikan Islam Menurut Perspektif Pemikiran Abdullah Nashih Ulwan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami nilai- nilai pendidikan islam yangberawal dari masa perkawinan yang ideal dan kaitannya dengan pendidikan dan penanaman nilai- nilai pendidikan islam pada anak atau peserta didik tersebut. Rumusan masalah yang dibuat adalah apakah nilai- nilai pendidikan islam menurut perspektif pemikiran Abdullah Nashih Ulwan dan bagaimana penanaman nilai- nilai pendidikan islam tersebut dapat di realisasikan dalam kehidupan nyata oleh peserta didik baik didalam lingkungan sekolah maupun dalam keluarga. Latar belakang adanya penelitian ini adalah pendidikan merupakan salah satu kunci utama seorang anak untuk memperoleh pembelajaran dan pengajaran dengan mengarah menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya tidak hanya aspek pengetahuan namun kepribadiannya. Dilihat dari zaman sekrang yang mempengaruhi pendidikan dan pemikiran pendidikan yang ada maka nilai kemurnian pendidikan sangatlah penting untuk tetap dipertahankan kemurnian yang sebenarnya.pengertian pendidikan yang sebenarnya ialah usaha menolong anak untuk menolong mengembangkan sikap kepribadian pada anak tersebut. Juga menurut Prof. Dr. H. Haris Supranto di bukunya Muchlis Samadi, menyatakan “Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi keluarga maupun negara yang sangat bermakna, pendidikan yang bermakna merupakan upaya membantu anak didik untuk memperdayakan potensi yang dimilikinya. Sedangkan pendidikan islam itu sendiri adalah Menurut Sidi Gazalba adalah sesuatu yang bersifat abstrak, ia ideal, nilai bukan benda konkrit, bukan fakta, tidak hanya persoalan benar dan salah dan menurut pembuktian empirik, melainkan soal penghayatan yang dikehendaki dan tidak dikehendaki, disenangi dan tidak disenangi. Penelitian yang dilakukan ini adalah penelitian berjenis kajian pustaka atau library research dengan menelaah buku Tarbiyatul Aulad karya Abdullah Nashih Ulwan jilid I dan II yang bertujuan untuk memahami apa saja nilai- nilai pendidikan islam yang dipaparkan oleh beliau, adapun teknik penelitian ini penulis menggunakan analisis teks wacana. Hasil dari analisis yang diperoleh adalah (1) nilai pendidikan islam berdasarkan perkawinan sebagai fitrah manusia (2 ) nilai pendidikan islam berdasarkan perkawinan sebagai sosial interest (3) nilai pendidikan islam berdasarkan perkawinan pilihan (4) nilai pendidikan islam dengan keteladanan (5) nilai pendidikan islam dengan kebiasaan (6) nilai pendidikan islam dengan nasihat (7) nilai pendidikan islam dengan memberikan perhatian (8) nilai pendidikan islam dengan memberikan hukuman. Dengan itu kesimpulannya bahwa nilai pendidikan islam itu dapat direalisasikan dan diusahakan dengan usaha dari para pendidik baik dilingkungan sekolah atau keluarga sendiri dengan menggunakan nilai- nilai pendidikan islam menurut perspektif pemikiran abdullah nashih ulwan itu tersebut. Karena pendidikan keluarga dan lingkungan menjadi salah satu tolak ukur berkualitas atau tidaknya seorang anak atau peserta didik tersebut. Kata kunci : Nilai Pendidikan Islam, Masa Perkawinan, Penanaman.

Full Text:

PDF

References


Hamdani. 2011. Startegi belajar mengajar, Bandung: Pustaka setia.

Daryanto, Mulyo Rahardjo. 2012. Model pembelajaran. Yogyakarta: gava media

Jamil suprihatningrum, 2017. Strategi pembelajaran: teori dan aplikasi, Yogyakarta: Ar Ruzz Media.

Al-Rasyidin & Wahyuddin Nur. 2015. Teori belajar dan pembelajaran, Medan: Perdana Publishing, 2015.

Buchri Alma, DKK, 2009. Guru Profesional: Menguasai metode dan terampil mengajar, Bandung: Alfabeta

Fuad, Zakky, 2002, konsep strategi belajar mengajar. Surabaya: Nizama, Jurnal pendidikan IAIN

Agussani, & Bahri, S. (2019). A qualitative study on the role of family and social circles among women entrepreneurs in Indonesia. International Journal of Innovation, Creativity and Change, 8(2), 222–239.

Agussani, A. (2020). ARE WOMAN THE DOMINANT ENTREPRENEURS IN INDONESIA?. Kumpulan Makalah, Jurnal Dosen.

Agussani, A. (2020). The Opinion of Medan City Society to Islamic Radical Polemics and Terrorist in Indonesia. IJEMS: Indonesian Journal of Education and Mathematical Science, 1(2), 1-9.

Agussani, A. (2020). The Use of Visual Basis Learning Strategy in Social Science: Facing the Industrial Revolution 4.0 Era. Kumpulan Makalah, Jurnal Dosen.

Agussani, A. (2020). Jurnal Studi Pemerintahan" Do Social and lnstitutional Factors lmprove the Quality of Environment? Evidence from 5 ASEAN Economies. KUMPULAN BERKAS KEPANGKATAN DOSEN.

Agussani, A. (2020). Integrasi Model Penanganan Trafiking. Kumpulan Penelitian dan Pengabdian Dosen.Akrim, A., & Sulasmi, E. (2020). Student perception of cyberbullying in social media. Talent Development and Excellence, 12(1), 322–333.

Agussani, A. (2018). Program Pendidikan KEAKSARAAN Berbasis Kecakapan Hidup. Kumpulan Buku Dosen, 1(1).

Barnawi, Arifin, M. 2015. Microteaching. Yogyakarta: Ar-ruzz Media

Dadang;, A. H., & Akrim, A. (2020). Social Welfare : Happy , Healthy , And Wealthy. (1925), 1925–1933.

Febriana, Rina. 2019. Kompetensi guru. Jakarta: Bumi Aksara

Gunawan, & Sulasmi, E. (2020). Math Journaling in Inductive Thinking Learning Models to Enhance Students Self-Regulated Learning ( Theoretical concepts ). XXIX, 623–634. https://doi.org/10.24205/03276716.2020.765

Halimah, Leli. 2017. Keterampilan mengajar. Refika Aditama

Hasibuan, JJ, dkk. 2006. Proses belajar mengajar. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.

Prasetia, I., Akrim, & Sulasmi, E. (2019). Jurnal tarbiyah. 26(2), 294–314.

Sulasmi, E. (2019). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa ditinjau dari aspek manajemen belajar siswa (studi pada siswa smp gajah mada medan). (1).

Kartono, K.1977. Tinjauan Holistik Mengenai Tujuan Pendidikan Nasional. Jakarta: Pradnya Paramita.

Manan, Imran. 1989. Dasar-Dasar Sosial Budaya Pendidikan. Jakarta: Dirjen Dikti Depdikbud.

Mulyasa.2005. Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tilaar, A. R. 2004. Paradigma Baru Pendidikan Nasional. Jakarta: Rineka Cipta.

Tirtarahardja, U. dan Sulo, S. 2005. Pengantar Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Sulasmi, E. (2020a). Evaluation of Coaching Students Based on Dormitory Curriculum in Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendikia Bengkulu Tengah. 640–646.

Sulasmi, E. (2020b). Konsep Pendidikan Humanis Dalam Pengelolaan Pendidikan Di Indonesia. 162. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Sulasmi, E. (2020c). The Development Strategy of Human Resources Management In Children ’ s Social Welfare Institution ( LKSA ) ( Case Study in LKSA AL-Mubaraak Orphanage Bengkulu ). 562–569.

Sulasmi, E., Agussani, & Tanjung, H. (2020). BRIDGING THE WAY TOWARDS SUSTAINABILITY PERFORMANCE THROUGH SAFETY, EMPOWERMENT AND LEARNING: USING SUSTAINABLE LEADERSHIP AS DRIVING FORCE. JOURNAL OF SECURITY AND SUSTAINABILITY, 9(4), 42–55.

Sulasmi, E., & Akrim, A. (2020). Management construction of inclusion education in primary school. Talent Development and Excellence, 12(1), 334–342.

Taniredja, Tukiran. 2015. Model-model pembelajaran inovatif dan efektif. Bandung: Alfabeta


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.